TUCpTSWoGUY5BSY8GfY5GUGpGY==

Soal Kupas Bawang Rp 700 Ribu Per Kilogram Begini Respon Istana

 



Untuk kesekalian kalinya pidato Presiden Prabowo Subianto menjadi kontroversi. Jika sebelumnya perihal omset penggilingan padi yang mencapai Rp 1 trilun per bulan, kini kontroversi soal upah pengupas bawang Rp 700 ribu per kilogram.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengatakan kesalahan penyebutan angka dapat terjadi ketika seseorang menyampaikan pidato dalam durasi panjang. Menurutnya, angka yang dibacakan sebenarnya berbeda dengan angka yang tertulis dalam naskah. Dalam teks pidato, nominal yang tercantum adalah Rp700 per kilogram, bukan Rp700 ribu.

“Sebetulnya teksnya atau naskahnya itu kan Rp700 rupiah per kilogram,” ujar Qodari, dikutip Selasa (18/8/2026).

Karena itu, Qodari menegaskan tidak ada perubahan angka dalam naskah pidato. Kesalahan terjadi ketika presiden mengucapkan nominal tersebut secara langsung.

Bagi Qodari, kondisi semacam itu bukan sesuatu yang luar biasa. Ia mengatakan dirinya juga dapat mengalami salah sebut ketika harus berbicara secara rutin di hadapan media.

“Saya sendiri kan selain sering ke media juga rekaman untuk menanggapi permasalahan dan isu-isu tiap minggu hari Senin,” ungkapnya.

Menurut dia, kesalahan penyebutan bahkan bisa terjadi ketika memberikan pembaruan mengenai program pemerintah dalam konferensi pers.

“Itu rekaman bisa salah-salah sebut termasuk juga hari Rabu kalau ada press conference update program prioritas pemerintah juga sering salah sebut,” katanya.

Qodari menilai durasi berbicara yang panjang meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami slip of the tongue, termasuk salah menyebut kata atau angka.

“Jadi itu sesuatu yang sebetulnya sangat manusiawi, saya kira siapapun kalau berbicara dengan durasi yang begitu panjang ya selip-selip satu dua kata,” tandasnya.

Ia pun meminta publik memahami bahwa angka Rp700 ribu bukanlah nominal yang dimaksud dalam pidato Presiden.

“Sesuatu yang sangat manusiawi, mohon maaf, artinya bukan Rp700 ribu, artinya bukan Rp700 ribu, tapi Rp700 rupiah,” tegas Qodari.

Sebelumnya, Prabowo menjadi sorotan setelah ia menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI. Masyarakat menyoroti klaimnya bahwa seorang buruh harian pengupas bawang bisa menghasilkan Rp700 ribu sebagai upah untuk setiap kilogram bawang yang dikupas.

“Hari ini hadir bersama kita Ibu Susana dari Kabupaten Bogor,” kata Prabowo.

Type above and press Enter to search.